September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Memakai Kendaraan Listrik, Bisa Hemat Ratusan Juta Rupiah?

Memakai Kendaraan Listrik, Bisa Hemat Ratusan Juta Rupiah?

Bandung, Omicron Indonesia — Mobil, motor, sepeda serta beberapa tipe kendaraan sejenis lainnya merupakan primadona umat manusia dalam memudahkan aktivitasnya. Umat manusia pada dewasa ini sudah dimanjakan, serta ketergantungan terhadap moda segala jenis moda transportasi. Hal itu disebabkan karena aktivitas manusia yang semakin mobile dan memerlukan efesiensi waktu yang tinggi. kendaraan listrik

Oleh karenanya, para produsen moda transportasi di dunia berlomba-lomba untuk mengembangkan suatu produk yang memberikan manfaat lebih bagi para penggunanya. Manfaat tersebut bisa dalam segi fitur yang disematkan, maupun dalam segi finansial. Sudah bukan rahasia umum lagi, bahwa hampir selama 1 abad lamanya pangsa pasar otomotif di dunia dikuasai hanya oleh beberapa perusahaan saja.

Fakta menariknya adalah, beberapa perusahaan tersebut konsisten dalam mengeluarkan produk otomotif yang bertenaga minyak bumi. Sebut saja Honda, Toyota, Nissan, serta beberapa produsen global otomotif lainnya yang terus konsisten memproduksi unit baru yang menggunakan bahan bakar fosil. Mayoritas dari unit otomotif, baik itu roda dua maupun roda empat yang ada di dunia ini masih mengandalkan minyak bumi sebagai sumber energi penggerak utama nya.

Perbandingan Jumlah Kendaraan Listrik dan Konvensional di Dunia

Data yang dirilis oleh Statista.com, bahwa perbandingan jumlah kendaraan listrik, dan kendaraan konvensional yang ada di dunia adalah 4:1000. Tercatat pada tahun 2019 jumlah kendaraan listrik yang ada dunia hanya mencapai 4,8 juta unit, sedangkan jumlah kendaraan konvensional yang ada di dunia pada tahun yang sama adalah sebanyak 1,05 Milyar unit.

Perbandingan tersebut tentunya sangat jauh, dan membuktikan bahwa masyarakat dunia masih nyaman menggunakan kendaraan konvensional berenergi minyak bumi dan gas. Kemudian masih sedikitnya pabrikan otomotif dunia yang menyediakan produk kendaraan listrik, Tesla bisa disebut sebagai pemain utama dalam industri otomotif listrik ini. Walaupun baru-baru ini beberapa pabrikan otomotif besar di dunia, seperti Nissan, BMW, Mercedess, serta pabrikan lainnya mulai memproduksi kendaran listrik. Namun produk tersebut masih menjadi produk sekunder, dan belum menjadi prioritas mereka.

Mengapa Harus Kendaraan Listrik?

Memakai kendaraan listrik bukan hanya sebagai bentuk implementasi perkembangan teknologi  dalam moda transportasi semata, namun ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan dari penggunaan kendaraan listrik ini secara massif. Beberapa keuntungan yang akan didapatkan diantarnya adalah, dalam sisi lingkungan serta pada sisi finansial para pengguna.

Baca Juga : Terlalu Keras Mengejar Ambisi Memang Hidup Untuk Apa?

Mungkin Omicronians sudah mengetahui bahwa kendaraan listrik merupakan salah satu moda transportasi yang sangat ramah lingkungan. Hal tersebut karena kendaraan ini tidak memakai sistem mesin konvensional seperti kendaraan lainnya, sehingga kendaraan ini sangat minim mengeluarkan emisi. Pernyataan tersebut dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Radboud, Belanda. Pada penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Sustainbility, mengatakan bahwa kendaran listrik menghasilkan 95% emisi lebih rendah dari kendaraan konvensional lainnya.

Anda Kesulitan Menabung? Pakailah Kendaraan Listrik

Tanpa Omicronians sadari, bahwa ketika anda memutuskan untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi primer, secara tidak langsung Omicronians telah mendukung kampanye global untuk pengurangan emisi gas, selain itu anda juga telah menghemat puluhan juta rupiah setiap tahunnya. Sehingga tanpa diduga-duga, Omicronians telah menghemat sekitar Rp200 Juta selama 15 tahun.

Pernyataan tersebut dikemukakan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh kolaborasi 3 lembaga diantaranya Departemen Energi Amerika Serikat (DOE’s), Laboratorium Nasional Energi Terbarukan (NREL), serta Laboratorium Nasional Idaho (INL). Penelitian dilakukan di Amerika Serikat, sehingga akan terjadi perbedaan asumsi antara biaya listrik di Indonesia dengan di Amerika Serikat.

Pada penelitian tersebut dijelaskan bahwa, penggunaan kendaraan listrik akan diuntungkan dalam segi finansial ketika menggunakan kendaraan tersebut secara primer. Selama 15 tahun, apabila pengguna mengisi baterai kendaraan secara teratur maka pengguna dapat menghemat sekitar $14,500. Apabila di konversi kedalam bentuk rupiah maka sekitar 200 juta rupiah, atau setara dengan harga rumah subsidi tipe 27 dengan luas tanah 80 m2 di Kota Bandung.

Keuntungan tersebut bisa didapat karena konsumsi energi yang dibutuhkan kendaraan listrik jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional pada umumnya. Dengan begitu, pengguna dapat menghemat biaya bahan bakar setiap tahunnya.

Kemudian yang menjadi good news-nya yaitu Tesla sebagai pabrikan otomotif listrik terbesar di dunia, siap membangun pabriknya di daerah Jawa Tengah, Indonesia. Hal tersebut berarti bahwa harga kendaraan listrik ini akan bisa dipangkas menjadi lebih terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Jadi, apakah Omicronians tertarik menggunakan kendaraan listrik? Untuk mendapatkan kendaraan listrik idamanmu, silahkan menabung dari sekarang, ya.

 

 

Editor : Tsania Nurhayati Karunia Dewi