September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Mahasiswa Punya Penghasilan Sendiri? Emang Bisa?

Foto : Hipwee

Mahasiswa Punya Penghasilan Sendiri? Emang Bisa?

Bandung, Omicron Indonesia-Tahun 2020 menjadi tahun yang penuh dengan tantangan, khususnya bagi para mahasiswa yang sedang menjalankan studi. Siapa sangka, adanya pandemik COVID-19 semakin menjadikan tantangan tersebut kian berat bagi seluruh mahasiswa yang ada di Indonesia karena segala bentuk kegiatannya dialihkan pada sistem daring.

Hal tersebut tentunya sangat mempengaruhi sendi kehidupan mahasiswa. Salah satu sektor kehidupan yang menjadi sorotan saat ini adalah keuangan. Sistem belajar daring yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia memaksa seluruh mahasiswa untuk berdiam diri di rumah.

Keluh Kesah Mahasiswa Indonesia

Dengan berdiam diri di rumah, hampir seluruh mahasiswa kehilangan sebagian bahkan seluruh pendapatan yang biasa diberikan oleh orang tua apabila perkuliahan berjalan normal. Bagi mahasiswa, berdiam diri dirumah tidak menjadi alasan untuk tidak mengeluarkan uang sama sekali.

Maraknya market place seperti shopee, tokopedia, lazada menjadi racun tersendiri bagi kalangan mahasiswaa. Produk-produk yang menarik, serta dikson yang ditawarkan menjadi faktor utama bagi mereka untuk lebih banyak menghabiskan uang saat fase di rumah aja harus menjadi pilihan.

Berbelanja di market place tersebut, tentu tidak menjadi masalah bagi para mahasiswa ‘sultan’ ataupun mahasiswa yang telah mempunyai tabungan sebelumnya . Namun, bagi mereka yang tidak mempunyai tabungan sama sekali, hal ini dianggap seperti neraka.

Omicron Indonesia memastikan bahwa Omicronians yang tidak mempunyai tabungan tetap bisa berbelanja di market place  dengan hanya mentok di keranjang, tanpa melakukan proses checkout.

Baca Juga : 3 Smartphone 1 Jutaan Terbaik Versi Omicron Indonesia!

Untuk itu Omicron Indonesia akan memberikan tips bagi Omicronians, agar dapat mempunyai penghasilan sendiri selama menjadi mahasiswa atau anak kostan. Namun tentunya beberapa tips ini, baru dapat dilakukan setelah pandemic ini selesai. Berikut tips agar Omicronians mempunyai penghasilan yang lumayan selama menjalankan studi perkuliahan.

Menjadi Private Tutor

Menurut Omicron Indonesia, menjadi private tutor merupakan cara paling mudah bagi Omicronians untuk mempunyai penghasilan sendiri sembari melanjutkan masa studi. Beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh Omicronians sebelum menjadi prvate tutor adalah kendaraan dan waktu.

Apabila Omicronians memutuskan untuk menjadi private tutor, setidaknya anda harus menyisihkan 2 hingga 3 jam setiap 3 hari dalam seminggu untuk melakoni pekerjaan ini. Penghasilan yang Omicronians bisa peroleh dari pekerjaan sampingan ini berkisar antara Rp500.000 – Rp1.000.000 per bulan bahkan lebih, tergantung durasi dan berapa banyak murid yang anda ambil.

Menjadi Selebgram

Menurut Omicron Indonesia, untuk menjadi seorang selebgram, Omicronians hanya perlu memiliki satu kata kunci yaitu ‘kreatif. Cantik atau tampan, merupakan bonus bagi Omicronians untuk memulai karir sebagai selebgram. Namun 2 hal tersebut bukan merupakan hal utama yang wajib dimiliki Omicronians, untuk menjadi selebgram pada saat ini.

Perkiraan dari Omicron Indonesia, penghasilan yang dapat diperoleh dengan menjadi selebgram adalah berkisar antara Rp2.000.000 – Rp.7.000.000 per bulan, tergantung dari jumlah followers, banyaknya iklan yang ditawarkan, serta kualitas konten.

Menjadi Youtuber

Hampir serupa dengan menjadi selebgram, menjadi seorang youtuber pun memerlukan satu kata kunci penting yaitu ‘kreatif’. Omicronians dapat menjadi seorang youtuber otomotif, kuliner, atau bidang lain yang disukai.

Youtuber saat ini tidak dipandang sebagai pekerjaan sampingan semata, namun sudah ada beberapa individu yang menjadikan youtuber sebagai profesi utama. Alasan kuat menjadikan youtuber sebagai sumber penghasilan utama, karena uang yang dihasilkan dari profesi ini terbilang cukup besar.

Omicron Indonesia memperkirakan jumlah penghasilan seorang youtuber, dengan jumlah subscriber diatas 100.000 orang dengan video yang selalu trending, dapat menghasilkan uang sebesar Rp10.000.000 – Rp 20.000.000 per bulan.

Nah, bagaimana, sudah tertarik melakoni tiga profesi diatas? Namun perlu diingat bahwa tugas utama seorang mahasiswa adalah melanjutkan studi dengan baik dan tepat waktu. Pekerjaan diatas hanya boleh anda kerjakan sebagai pekerjaan sampingan, dan tentu tidak mengganggu studi  anda.

Baca Juga : Vitamin D Bantu Pasein COVID-19 untuk Sembuh