September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Konsumsi Coklat Dengan Cukup Mampu Tingkatkan Kualitas Otak, Pencernaan dan Mood!

Konsumsi Coklat Dengan Cukup Mampu Tingkatkan Kualitas Otak, Pencernaan dan Mood!

Bandung, Omicron Indonesia – Coklat dengan nama latin Theobroma cacao ini sudah lama dijadikan sebagai makanan favorit oleh berbagai kalangan. Coklat dengan jenis dark chocolate atau coklat murni,  pada artikel sebelumnya telah dibuktikan oleh berbagai penelitian mengenai khasiatnya. Dengan kandungan flavanoid dari cocoa, ternyata dapat meningkatkan intensitas hidup dengan memiliki kualitas kesehatan yang baik. mood

Coklat selama ini banyak dipandang sebelah mata karena  diyakini akan menambah berat badan. Tak heran bila hal itu benar terjadi bila kudapan tersebut dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Lalu, bagaimana Omicronians bisa mengambil manfaat dari coklat ini tanpa khawatir mendapatkan sisi negatifnya?

Selain 4 penyakit dalam yang dapat dihindari dengan mengonsumsi dark chocolate, ternyata kudapan yang berasal dari biji kokoa ini mampu meningkatkan kualitas otak, lho. Jika dengan mengonsumsi coklat dirasa mampu memperbaiki mood kita, hal itu bukanlah sebuah imajinasi, sebagaimana yang dilansir oleh Everyday Health.

Coklat Dapat Meningkatkan Mood

Menurut seorang  juru bicara nutrisi dan pemilik perusahaan Dubost Food & Nutrition Solutions bernama  Joy DuBost, Ph.D, RD, coklat mampu merangsang aktivitas saraf di area otak yang berkaitan dengan rasa senang, yang pada akhirnya rangsangan ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan mood. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Jurnal Nutrition Reviews juga menemukan bahwa makan 48 gram  cokelat organik dengan 70 persen kakao dapat meningkatkan neuroplastisitas di otak, yang memiliki efek positif pada memori, kognisi, dan mood.  Menarik sekali, bukan?

Jika Omicronians berfikir negatif tentang hubungan coklat dan berat badan, tidak semudah itu menyimpulkannya. Seorang ahli saraf bernama Will Clower, Ph.D, menulis seluruh buku tentang “Eat Chocolate, Lose Weight”, yang menjelaskan bagaimana makan sedikit dark chocolate sebelum atau sesudah makan bisa memicu hormon yang memberi sinyal ‘kenyang’ ke otak Anda. Tentu saja, makan lebih dari jumlah yang disarankan per hari dapat menangkal potensi penurunan berat badan tersebut.

Baca Juga : Siapapun Bisa Cuan Ditengah Pandemi COVID-19

Berat badan memang tak selalu dikaitkan dengan nafsu makan, namun juga dengan sistem pencernaan.  Studi yang dikutip dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Pharmacology mencatat bahwa selama pencernaan, cokelat berperilaku seperti prebiotik yaitu sejenis serat yang mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus. Semakin banyak mikroba baik dalam sistem pencernaan, tubuh akan semakin baik dalam menyerap nutrisi serta mendukung metabolisme yang sehat.

Khasiat Coklat BagI Kulit

Khasiat coklat belum selesai pada peningkatan kualitas otak dan sistem pencernaan. The Harvard T.H. Chan School of Public Health berpendapat bahwa vitamin dan mineral yang terkandung dalam dark chocolate  seperti tembaga, besi, dan magnesium, juga bermanfaat untuk kulit. Seperti Mangan yang mendukung produksi kolagen yaitu protein yang membantu menjaga kulit tampak muda dan sehat. Mineral lain, seperti kalsium, membantu memperbaiki dan memperbaharui kulit, yang sangat penting. Hal ini karena, menurut American Academy of Dermatology, tubuh manusia dapat memperbaharui hingga 40.000 sel kulit setiap hari.

Untuk mendapatkan khasiat maksimal dari coklat yang kaya nutrisi ini, pastikan untuk memilih coklat murni dengan kandungan kokoa yang tinggi. Namun, tidak berarti bahwa coklat harus dikonsumsi sesuka hati, jumlah cokelat pada dosis harian yang disarankan yaitu maksimum 1,5 ons. Hal ini juga tidak berarti bahwa coklat dapat mengganti makanan nabati sehat lainnya. Nikmati coklat secara cukup sehingga tidak mengganggu kebiasaan makan sehat Anda.

 

 

Editor : Tegar Tri Sawali