September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Jadi Kudapan Favorit, Coklat Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Jadi Kudapan Favorit, Coklat Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Bandung, Omicron Indonesia – Coklat adalah salah satu kudapan yang cukup digemari banyak orang,mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Hal tersebut dikarenakan kenikmatannya yang tidak diragukan lagi.  Berbagai olahan makanan atau minuman berbahan dasar coklat pun tidak kalah populer dan diburu banyak orang.  Walaupun rasa coklat yang begitu enak, mengonsumsi coklat menjadi hal yang sangat dihindari bagi sekelumit orang karena dianggap mampu menambah resiko kegemukan.

Coklat yang berasal dari tumbuhan kakao dengan nama latin Theobroma cacao, yang memiliki makna makanan para dewa. Karena coklat ini memang sudah mulai digemari oleh bangsawan suku Indian Aztec di Meksiko. Ada dua jenis coklat yang beredar di masyarakat, yaitu coklat murni (dark chocolate) yang memiliki kandungan kokoa lebih banyak, dan coklat susu (milk chocolate) yang di dalamnya terdapat campuran susu. Indonesia sendiri menjadi negara pemasok biji kakao terbesar ketiga di dunia. Sayangnya, masyarakat Indonesia memiliki tingkat konsumsi coklat yang rendah dalam setiap tahunnya.

Siapa sangka, coklat yang hanya dipandang sebagai cemilan ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, lho, Omicronians. Khususnya dark chocolate dengan konsentrasi kakao tinggi ini mengandung fitronutrien1 , yang disebut juga flavonoid. Menurut sebuah jurnal pada Nutritional Science, senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan dan mampu mencegah kanker. Selain itu flavonoid juga berperan dalam penurunan berat badan, dan resiko serangan jantung. Juga antioksidan yang terkandung pada dark chocolate melebihi teh hijau dan anggur merah.

Dipublikasikan oleh Everyday Health, seorang  penulis buku resep dan pakar nutrisi Food Network bernama  Toby Amidor, RD. Berpendapat bahwa, selain memiliki senyawa flavonoid, coklat murni juga mengandung senyawa theobromine. Senyawa tersebut dapat membantu mengurangi peradangan dan berpotensi menurunkan tekanan darah.

Dark Chocolate Membantu Mencegah Penyakit Jantung dan Menurunkan Risiko Stroke

Sebuah studi yang diterbitkan pada Juli 2015 dalam Journal Heart yang mempelajari hubungan antara konsumsi cokelat dan penyakit kardiovaskular menemuukan bahwa orang yang makan lebih banyak cokelat per hari memiliki risiko lebih rendah memiliki penyakit jantung dan stroke. Dan dalam studi yang diterbitkan pada jurnal Clinical Nutrition menemukan fakta bahwa orang yang makan coklat murni lebih dari lima kali seminggu mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 57 persen.

Baca Juga : Benarkah Medan Elektromagnetik Dapat Mempengaruhi Kinerja Jantung?

Zat kimia flavanoid ini membantu menghasilkan oksida nitrat, yang menyebabkan pembuluh darah rileks dan tekanan darah turun, hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam American Journal of Physiology: Cell Physiology. Namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan jumlah dan jenis coklat dengan kandungab flavonoid yang tepat sehingga akan membantu mengurangi risiko stroke.

Dark Chocolate Mampu Mengurangi Risiko Diabetes coklat

Mengonsumsi coklat secara berlebih tentu bukan cara terbaik dalam mencegah diabetes. Namun, coklat yang memiliki kandungan kakao ini mampu meningkatkan potensi tubuh dalam memetabolisme glukosa. Flavonoid dalam dark chocolate dapat mengurangi stres oksidatif, yang menurut para ilmuwan adalah penyebab utama resistensi insulin. Dengan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, resistensi akan berkurang, sehingga a risiko penyakit seperti diabetes berkurang. Studi ini diterbitkan pada Journal of Community and Hospital Internal Perspectives Medicine.

Dark Chocolate Mampu Melawan Radikal Bebas dan Mencegah Kanker coklat

Flavanol bertindak sebagai antioksidan yang dapat melawan radikal bebas yang diproduksi selama metabolisme sel, sebagaimana yang dilansir oleh Very Well Health. Radikal bebas merupakan molekul oksigen tidak stabil mengakibatkan penuaan dan resiko berbagai penyakit.  Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Society of Hypertension, menunjukkan bahwa orang yang memakan banyak kandungan flavonoid akan mengurasi resiko terkena kanker dari pada mereka yang tidak mengkonsumsinya. Dari sekian banyak flavonoid dalam cokelat, dua di antaranya, epicatechin dan quercetin yang diyakini memiliki sifat  dapat melawan kanker.

Dark Chocolate Dapat Menghasilkan Kolesterol Baik dan Menurunkan Kolesterol Buruk colkat

Menurut journal yang diterbitkan pada American Heart Association, menjelaskan bahwa sejumlah almon, cokelat murni, dan cokelat tanpa pemanis menunjukkan penurunan signifikan pada low-density lipoproteins (LDL), yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat, yang dalam jumlah tinggi dapat menyumbat pembuluh darah. Cocoa butter dalam dark chocolate juga dapat berperan dalam meningkatkan high-density lipoproteins (HDL), atau kolesterol baik. Cocoa butter mengandung asam oleat yang merupakan lemak tak jenuh tunggal.

Tobe continued…

  1. Fitronutrien/flavonoid: senyawa kimia yang tersusun dari 15 atom karbon, berasal dari tumbuhan seperti sayuran dan buah-buahan.

 

 

Editor : Noer Ardiansyah Laksana