September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Hongkong Ciptakan Anti Virus yang Lebih Ampuh dari Disinfektan

Hongkong Ciptakan Anti Virus yang Lebih Ampuh dari Disinfektan

Bandung, Omicron Indonesia –  Meruaknya kasus penyebaran 2019-nCoV di beberapa belahan dunia masih menjadi perhatian ulung banyak orang saat ini. Data yang dihimpun oleh WorldOmeters menyatakan bahwa hingga hari ini (28/04/2020), jumlah kasus virus corona mencapai 3.081.410. Dengan jumlah kematian 212.337 jiwa dan sembuh sebanyak 931.836 jiwa.

Khalayak dari berbagai macam latar belakang sektor kehidupan berbondong-bondong mengembangkan inovasi yang bertujuan agar penyebaran virus ini dapat terminimalisir bahkan lenyap dari bumi.

Penemuan Anti Virus Baru

Baru-baru ini, sebuah inovasi dihadirkan oleh ilmuwan yang berasal dari salah satu universitas di Hong Kong. The Straits Times mempublikasikan bahwa penelitian yang membutuhkan kurun waktu 10 tahun tersebut berhasil mengembangkan sebuah spray lapisan antivirus baru yang dapat melindungi permukaan selama 90 hari secara signifikan dari bakteri, virus, dan spora bahkan setelah lapisan tersebut mengering.

Lapisan yang dinamai MAP-1 ini dikembangkan di Universitas Sains dan Teknologi (HKUST) Hong Kong. Para peneliti di perguruan tinggi tersebut menuturkan bahwa lapisan ini dapat disemprotkan pada fasilitas yang sering digunakan publik. Seperti pegangan tangan, dan tempat lainnya.

“Tempat-tempat ini sering disentuh, dan pada saat yang sama, berfungsi sebagai media yang sangat efektif untuk penularan penyakit,” ujar Profesor Joseph Kwan, peneliti utama pada pengembangan ini.

Berbeda dari jenis disinfektan yang biasa ditemui, spray ini lebih efektif. Karena memiliki jutaan kapsul nano yang di dalamnya mengandung disinfektan, dan lebih didorong oleh polimer peka panas yang melepaskan disinfektan pada kontak manusia. MAP-1 ini juga aman untuk kulit dan lingkungan karena tidak beracun.

Lapisan ini, telah melewati uji klinis di rumah sakit Hong Kong. Serta, penggunaannya secara resmi juga telah disetujui oleh konsumen massal pada bulan Februari kemarin. Bulan depan, lapisan ini akan mulai tersedia di toko-toko di Hong Kong.

Para peneliti tersebut mengatakan bahwa MAP-1 ini juga telah disemprotkan di sekitar rumah lebih dari seribu keluarga berpenghasilan rendah di kota. Dilaporkan dari CNBC Indonesia bahwa pusat perbelanjaan, sekolah, dan fasilitas pelatihan olahraga pun ikut disemproti lapisan ini.

Dengan begitu, hingga saat ini penyebaran virus corona di Hong Kong mulai mengalami penurunan. Karena pada hari Minggu lalu, Hong Kong tidak melaporkan kasus corona baru. Menurut Worldometers saat ini ada  sekitar 1.038 kasus corona dengan 4 kematian dan 787 sembuh di negara tersebut.

 

Baca Juga : Teknologi Senjata Ampuh Lawan Corona