September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Fisika Di Balik Kinerja Jantung: Benarkah Bisa Pengaruhi Orang Lain?

Fisika Di Balik Kinerja Jantung: Benarkah Bisa Pengaruhi Orang Lain?

Bandung, Omicron Indonesia — Jantung adalah organ tubuh yang terdiri dari kumpulan otot. Kontraksi sel otot dalam siklus dipicu oleh aksi potensial yang menyebar ke seluruh membran sel otot. Lili Irawati dalam jurnal “Aktifitas Listrik Pada Otot Jantiung” menuliskan bahwa dalam jantung terdapat dua jenis sel otot jantung yaitu; Sel Kontraktil dan Sel Otomorik. Dalam fungsi dasar utama otot jantung berfungsi memompa darah keseluruh tubuh. Sel Kontraktitil melakukan kerja  mekanis memompa darah. Sedangkan Sel Oritmik  tidak berkontraksi tetapi khusus untuk memulai dan menghantarkan potensial aksi yang menyebabkan kontraksi sel-sel jantung kontraktil. fisika

Fungsi Jantung Selain Sebagai Pemompa Darah

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa, rata-rata jantung manusia berdenyut 72 kali per menit dalam status beristirahat dan memompa 4 hingga 7 liter darah setiap menitnya. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Jeff Lazarus, konsultan ilmu kesehatan berasal dari California membuktikan bahwa jantung bukan sekedar pompa mutakhir, melainkan jantung dapat mengirimkan lebih banyak sinyal elektrik ke otak dari pada yang dikirimkan otak ke jantung. Oleh karena itu, fungsi jantung melebihi apa yang kita bayangkan sebelumnya. Sinyal-sinyal jantung berubah seiring dengan kondisi emosional yang berbeda, memerintahkan otak untuk bekerja dengan cara yang berbeda pula. Saat merasa tertekan, contohnya jantung berdetak dalam pola acak yang memberi tanda kepada otak untuk mematikan fungsi pemikiran yang lebih tinggi dan beralih ke mode pertahanan. Saat merasa tenang, penuh cinta dan positif, jantung berdetak dengan irama yang lebih halus dan teratur. fisika

Baca Juga : Perusahaan Penyedia Video Streaming, Iflix. Dikabarkan Bangkrut!

Medan Elektro Magnetik Dalam Jantung

Rollin McCraty, Ph.D, Wakil Presiden Eksekutif dan Direktur Riset dari Institute of HeartMath menjelaskan bahwa ada sesuatu yang menarik di dalam jantung karena dapat menghasilkan medan elektromagnetik yang kuat. Medan elektromagnetik jantung yang paling kuat di dalam tubuh manusia kurang lebih lima ribu kali lebih kuat dari pada medan elektromagnetik yang dihasilkan oleh otak. Medan ini tidak terbatas hanya di dalam tubuh, tetapi juga dipancarkan keluar sejauh tiga meter, yang dapat mempengaruhi hati dan otak orang lain. Oleh karena itu, bila ada beberapa orang hadir dalam kehidupan kita akan dapat membuat kita bersemangat dan menginpirasi hidup kita. fisika

Apa Itu Medan Elektromagnetik ?Fisika

Medan Eletromagnetik merupakan medan yang terjadi akibat pergerakan arus litrik. Arus listik statis hanya akan menghasilkan medan listrik. Apabila arus litrik tersebut bergerak, maka akan menghasilkan medan magnet. Dalam kejadian tertentu, medan listrik dapat terbentuk akibat perubahan medan magnet. Medan magnet yang bergerak dapat menginduksi arus listrik Alternating Current (AC) dan sebaliknya arus listrik ini juga dapat menghasilkan medan magnet. Interaksi antara medan magnet tersebut menghasilkan medan elektromagnetik.

 

Editor : Tsania Nurhayati Karunia Dewi