September 19, 2021

Omicron Indonesia

Aktual dan Terpercaya

Diserang Kantuk Saat Proses Belajar, Ini Dia Pemicunya!

Diserang Kantuk Saat Proses Belajar, Ini Dia Pemicunya!

Bandung, Omicron Indonesia-Karbon dioksida merupakan salah satu senyawa gas yang sudah tak asing di kehidupan manusia. Bagaimana tidak, gas ini adalah limbah dari suatu proses pernafasan manusia yang setiap waktu dibuang ke udara lepas, Omicronians.

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh United States Geological Survey menyatakan bahwa emisi CO2 hasil dari proses pernafasan manusia ini dapat mencapai 35 Miliar ton per tahun. Jumlah tersebut lebih banyak dari emisi CO2 yang dikeluarkan oleh gunung berapi yaitu sebesar 0,44 Miliar ton per tahun.

Omicronians tentu terkejut bukan dengan fakta tersebut? Disamping kita menyadari bahwa emisi CO2 adalah salah satu faktor utama penyebab terjadi nya perubahan iklim di muka bumi.

Selain fakta tersebut, seorang peneliti dari University of Colorado, Kris Kanauskan, mengungkap hasil penelitian yang lebih mengejutkan, yaitu bahaya CO2 dapat mempengaruhi  kemampuan berpikir seseorang.

Kris melalui jurnal ilmiah nya menyatakan bahwa, seseorang yang terlalu banyak menghirup gas CO2 akan mempunyai daya pikir yang lebih lambat. Kris juga menekankan bahwa berkegiatan terlalu lama di dalam ruangan meningkatakn resiko seseorang terpapar emisi CO2 secara berlebihan.

Walaupun beberapa gedung sudah memiliki rancangan sirkulasi udara yang cukup baik, namun hal itu dirasa masih kurang efektif jika perbandingan kuantitas penguni gedung tidak sebanding dengan suplai udara segar di dalamnya.

Seperti halnya yang Omicronians dapat alami saat menyimpan fokus pada sebuah konferensi bertempat di ruang tertutup. Saat melewati jam-jam permulaan, Omicronians dapat memperhatikan konferensi dengan baik. Akan tetapi, pada jam berikutnya rasa kantuk dan lelah yang cukup berat dapat timbul.

Hal itu disebabkan karena paparan emisi CO2 dalam jumlah yang banyak berhasil menyerang tubuh dalam waktu yang cukup lama. Sehingga menyebabkan kemampuan berpikir Omicronians akan turun dan menyebabkan fokus akan surai dalam selang waktu yang lama.

Penyebab Rasa Kantuk

Mengapa hal ini bisa terjadi? Senyawa karbon dioksida yang masuk ke dalam tubuh akan secara massif menyesaki dasah dan tidak menyisakan ruang yang cukup bagi okisgen. Sehingga otak tidak dapat menerima oksigen yang cukup untuk melangsungkan proses berpikir yang cukup berat.

Dengan adanya penelitian ini, tentu dapat dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia dalam  menciptakan lingkungan sekolah yang ideal bagi siswa. Mengingat hingga saat ini, masih banyak sekolah yang ada di Indonesia mengalami over kapasitas murid pada setiap kelasnya. Tentunya apabila hal itu terus terjadi, maka akan sangat mempengaruhi daya pikir dan nalar siswa dalam melangsungkan pembelajaran.

 

 

 

Baca Juga : Benarkan Terlalu Lama Ber-Sosmed Dapat Menyebabkan Depresi?